Uji F atau ANOVA digunakan untuk pengujian
lebih dari dua kategori pada variabel independen. Asumsi yang digunakan pada pengujian
ANOVA:
- Populasi-populasi
yang akan diuji berdistribusi normal
- Varians
dari populasi-populasi tersebut adalah sama
- Sampel tidak berhubungan satu sama lain.
OLAHRAGA OTAK 1. (5)
Apakah ada
perbedaan antara berat badan lahir bayi pada kelompok umur ibu yang berbeda?? (Open
Data Sutanto.sav)
Langkah-langkah uji Anova:
·
Lakukan uji normalitas terhadap variabel numerik, berat
bayi lahir dan Uji varians. Kita asumsikan data yang kita miliki mempunyai
distribusi yang normal dan varians data yang sama.
·
Lakukan uji Anova.....Klik
Analyze, Compare Means, One Way Anova
Gambar 74.
Proses ‘Compare Means-One-Way Anova’
·
Kotak Dependent List diisi variabel numerik (bbbayi) dan
kotak Factor diisi variabel kategori (umur kelompok)
Gambar 75.
Kotak Dialog ‘One-Way Anova’
·
Klik tombol Posthoc, pilih Bonferroni.
Gambar 77.
Kotak Dialog ‘One Way Anova : Options’
·
Klik Continue, OK.
·
Hasil outputnya sebagai berikut
Post
Hoc Tests
Interpretasi:
a. Nilai Mean dan Standar Deviasi dari setiap kelompok. Rata-rata berat
bayi pada mereka yang berusia < 20 tahun adalah 2942,86 gram dengan standar deviasi 390,969 gram, pada mereka yang berusia 20 – 30
tahun adalah 3227,27 gram dengan
standar deviasi 561,957 gram,
pada mereka yang berusia >30 tahun adalah 3140 gram dengan standar deviasi 761,869 gram.
b. Uji Anova
·
p value (sig) < alpha : Ho ditolak, berarti ada
perbedaan antara berat badan lahir bayi pada kelompok umur ibu
·
p value (sig) > alpha : Ho diterima, berarti tidak ada
perbedaan antara berat badan lahir bayi pada kelompok umur
ibu
·
pada tabel diatas diperoleh nilai Sig =0,506 > alpha
0,05, berarti dapat disimpulkan bahwa ada bukti yang
lemah untuk menolak hipotesa nul bahwa tidak ada perbedaan antara berat badan
bayi lahir dengan kelompok umur ibu. Derajat kepercayaan 95% menunjukkan
interval yang luas dan berkisar antara nilai – dan +, yang berarti, berat badan
bayi lahir di populasi pada perbandingan ibu dengan kelompok umur 20-30 dan
>30 tahun bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari kelompok umur
dibandingkan kelompok umur < 20 tahun.
Interpretasi:
·
Menguji varians
Pada kota Levene’s test (nama uji hipotesa untuk menguji
varians), nilai p=0.775. Karena nilai p >0.05 maka varians data kedua
kelompok sama (Terima Ho). Tetapi hal yang perlu diingat, kesamaan varians
tidak menjadi syarat mutlak untuk dua kelompok tidak berpasangan. Karena
varians sama, hasil uji t yang dilihat pada baris pertama (Equal variances
assumed).
·
Perbedaan rata-rata
(Mean difference)= -0.38, mengindikasi tinggi rata-rata wanita manula pada
kelompok patah tulang lebih rendah 0.38 cm dibandingkan tinggi rata-rata wanita
manula pada kelompok tidak patah tulang. P value=0.699 (95 % CI -2.27,
1.51), menunjukkan lemahnya kekuatan signifikansi untuk
menolak hipotesa nul’ tidak ada perbedaan tinggi badan antara wanita dengan
patah tulang dan tidak patah tulang pinggul. Di populasi umum, tingkat
kepercayaan 95 % mengindikasi bahwa perbedaan rata-rata tinggi badan wanita
manula berada dalam rentang -2.27 (lebih rendah 2.27 pada kelompok patah
tulang) dan 1.151 cm (lebih tinggi 1.151 cm pada kelompok patah tulang) di
populasi umum.






